Themes     

Polling

Bagaimana website ini menurut anda ?
Bagus
Lumayan
Kurang Bagus

Ortuku Konsultan Pribadi



Saran Ayah Lebih Rasional 

HARI Ibu pasti diperingati setiap tahun, tiap 22 Desember. Tapi, hari ayah nggak ada. Kita mengenal istilah ibu kota, ibu jari, ibu pertiwi, dan lainnya. Sayang, nggak ada istilah ayah kota, ayah jari, ataupun ayah pertiwi.

Eits, para ayah nggak perlu sedih dulu. Soalnya sebagian responDet masih memercayakan curhatnya ke ayah kok (25,6 persen). Biasanya nih para ayah kebagian dengerin curhat tentang teman (35,0 persen) atau masalah sekolah (34,0 persen). Sebab, saran Ayah dinilai lebih rasional (32 persen) dan Ayah punya wawasan luas (20 persen)

Sigit Bagus, misalnya. Cowok yang sekolah di SMP Budi Sejati itu lebih suka curhat ke ayahnya. Soalnya ayah cowok yang akrab disapa Sigit itu, menurut dia, punya wawasan luas.

Topiknya juga wajib dipilih-pilih. "Aku lebih sering cerita ke ayahku tentang pelajaran. Misalnya, pelajaran yang di sekolah sudah sampai bab mana. Nggak jarang juga aku konsultasi kalau pas ada materi matematika yang sulit di sekolah," jelas anggota ekskul basket tersebut.

Salah satunya waktu Sigit kesulitan mempelajari bangun-bangun ruang, dengan senang hati ayahnya menjelaskan rumus-rumus bangun ruang tersebut. "Itung-itung curhat sambil belajar sekalian. Untung banget kan?" tambahnya.

Biarpun memilih curhat ke ayah, itu tidak berarti Sigit nggak deket ke ibunya. Menurut dia, curhat ke ayah punya kelebihan tersendiri. Biasanya anak yang curhat ke ayahnya termasuk tipe-tipe anak praktis.

Selain Sigit, responDet lain yang hobi curhat ke ayah adalah Aini Larasati. Aini yang sekolah di SMPN 6 tersebut hampir tiap hari punya waktu khusus cerita ke ayahnya. Biasanya dia memilih bercerita saat sarapan. "Masih pagi kan masih fresh gitu. Sambil ngabisin makanan, aku cerita-cerita aja ke ayahku tentang temen-temenku di sekolah. Enaknya kalau cerita ke ayahku pasti ditanggepi," cuap Aini.

Bedanya kalau curhat sama sang ibu, saran yang didapatkan kadang dianggap kurang sesuai. "Nasihat ayahku singkat tapi mengena. Ibuku mungkin juga udah sibuk ngurus rumah. Jadi, kadang kalau ditanyai pendapat, ibu nggak antusias," imbuhnya.

Aini pernah bertengkar dengan salah seorang sahabatnya di sekolah. Kalau sang ibu sekadar mendengarkan keluh kesah Aini, sang ayah justru langsung memberikan saran. Setelah dituruti, ternyata saran ayahnya itu tepat.

Next, ada Rahmalia Indarti di SMAN 9. Cewek yang lebih sering disapa Lia itu jarang banget curhat ke ibunya. Sebagai gantinya, Lia cenderung lebih nyaman curhat dengan sang ayah. ''Ini bukan masalah lebih sayang ayah atau lebih sayang ibu lho. Tapi, ayah orangnya bisa lebih rasional," ujar Lia.(dee/nor)

Sumber : Deteksi / www.jawapos.co.id


Berita terkait :